BAB KEDUA “SHALAT BERJAMAAH”

Sebagaimana tertulis dalam permulaan kitab ini, banyak orang yang mengerjakan shalat, namun mereka tidak memperhatikan shalat berjamaah. Padahal, sebagaimana Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menegaskan pentingnya shalat, demikian juga beliau menegaskan pentingnya shalat berjamaah. Saya juga akan membagi bab ini menjadi dua pasal. Pasal 1 tentang keutamaan shalat berjamaah dan pasal 2 tentang ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat berjamaah.

 

PASAL 1

KEUTAMAAN SHALAT BERJAMAAH

Pahala Shalat Berjama’ah Dilipatkan 27 Kali

Hadits Ke-1

“Dari Sayyidina Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma, sesungguhnya Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Shalat berjamaah 27 derajat lebih utama daripada shalat sendirian.’” (H.R. Malik, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan Nasa’i, dari Kitab At-Targhib)

Faidah

Jika seseorang mengerjakan shalat dengan niat ingin memperoleh pahala, jangan mengerjakannya dirumah, tetapi hendaknya mengerjakannya dengan berjamaah di masjid. Tanpa bersusah payah, ia akan mendapatkan pahala yang jauh lebih besar. Siapakah yang lebih suka mengambil 1 Rupee daripada mendapatkan uang 27 atau 28 rupee? Hanya saja dalam masalah agama keuntungan sebesar ini tidak diperhatikan. Hal itu, tidak lain karena kita tidak memperhatikan agama dan kita tidak menganggap keuntungan agama sebagai keuntungan. Sepanjang hari, kita bertebaran mengerjakan perniagaan dunia demi mengejar keuntungan 1 atau 2 sen. Sedangkan perniagaan akhirat yang keuntungannya 27 kali lipat, kita menganggapnya sebagai suatu musibah. Pergi untuk shalat berjama’ah ke masjid dengan meninggalkan toko dianggap sebagai suatu kerugian. Menutup toko ketika itu membuat hati tidak enak. Namun, bagi mereka yang mengagungkan Allah Subhaanahu wata’ala, meyakini janji-janji-Nya, dan menghargai pahala-Nya, tidak akan mengemukakan alasan sepele seperti ini.

Mengenai mereka, Allah Subhaanahu wata’ala memberikan pujian-Nya dalam Al-Qur’an:

“Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli dari mengingat Allah dan mendirikan shalat.” (Q.S. An-Nuur: 37)

Dalam permulaan Bab Ketiga, ayat ini akan ditulis lengkap beserta terjemahannya. Dalam Kitab Hikayatus Shahabah Bab Kelima, juga dituliskan beberapa kisah tentang perilaku shahabat dalam perdagangan mereka saat adzan berkumandang.

Syaikh Salim Haddad Rahmatullah ‘alaih, seorang sufi yang juga seorang pedagang, jika mendengar adzan, wajahnya akan berubah pucat. Ia akan segera bangun dan meninggalkan tokonya dalam keadaan terbuka sambil membaca syair:

Apabila muadzin-Mu berdiri adzan, maka bangunlah aku segera

Menyambut seruan Yang Maha Besar yang tiada sesuatu menyerupai-Nya

Kujawab seruan itu dengan penuh ketaatan kepada-Nya

Dengan suk cita aku hadir, wahai Pemilik segala karunia

Wajahku pucat karena kettakutan kepada-Mu

Karena sibuk menunaikan perintah-Mu

Aku berpaling dari segala pekerjaanku

Aku bersumpah dengan kebenaran-Mu

Tiada yang lebih lezat daripada mengingat-Mu

Dan tiada kelezatan sedikit pun di bibirku selain menyebut asma-Mu

Bilakah hari-hari yang akan mempertemukan diriku dengan-Mu?

Seorang kekasih hanya akan berbahagia selalu

Jika senantiasa bersama dengan yang dirindu

Ia yang matanya telah menatap keindahan-Mu

Akan mati dengan kerinduan kepada-Mu

Dan tidak akan tenang sebelum berjumpa dengan-Mu

(dari Kitab Nuzhatul Basatiin)

Hadits lain menyebutkan, “Barangsiapa selalu berkumpul di masjid, maka dia adalah pasaknya. Para malaikat akan menjadi shahabatnya. Jika ia sakit, para malaikat akan menjenguknya. Jika ia punya keperluan, para malaikat akan membantunya.” (H.R. Hakim)

 

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – II. Kitab Fadhilah Shalat – Bab Kedua “Shalat Berjamaah” Pasal 1 : Keutamaan Shalat Berjamaah ~ Pahala Shalat Berjama’ah Dilipatkan 27 Kali(Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: