5. Kisah Sayyidina Ibnu Zubair Radhiyallahu ‘anhuma Meminum Darah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam

Suatu ketika, Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam berbekam. Kemudian belau memberikan darah yang keluar kepada Sayyidina Ibnu Zubair Radhiyallahu ‘anhuma dan bersabda, “Pendamlah!” Sayyidina Ibnu Zubair Radhiyallahu ‘anhuma pergi membawa darah tersebut, lantas meminumnya. Selanjutnya, ia menghadap Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Sudah saya pendam.” Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya, “Di mana?” Ia menjawab, “Saya meminumnya.” Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang di dalam tubuhnya mengalir darahku, ia tidak akan disentuh api neraka. Tetapi, kamu akan membunuh orang-orang dan orang-orang akan membunuh kamu.” (dari Kitab Khamis)

Faidah

Semua yang keluar dari tubuh Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam seperti kotoran, air kencing, dan sebagainya itu suci (Begitu pendapat yang shahih dari jumhur ulama (Asy-Syifa’).). Untuk itu, tidak perlu dipertanyakan lagi perbuatan Sayyidina Ibnu Zubair Radhiyallahu ‘anhuma tersebut. Maksud sabda Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam ‘kamu akan membunuh orang-orang dan orang-orang akan membunuh kamu’ adalah isyarat kekuasaan atau kepemimpinannya. Meskipun ia memimpin, akan ada yang menghancurkannya.

Sesuai dengan sabda Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, ketika Sayyidina Ibnu Zubair Radhiyallahu ‘anhuma lahir, beliau menyatakan beberapa isyarat bahwa ia ibarat seekor domba yang dikelilingi sekumpulan serigala-serigala yang berpakaian. Ternyata yang terjadi kemudian adalah pertempuran yang terkenal antara Sayyidina Ibnu Zubair Radhiyallahu ‘anhuma melawan Yazid bin Muawiyah dan Abdul Malik. Sayyidina Ibnu Zubair Radhiyallahu ‘anhuma syahid dalam pertempuran tersebut.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Keduabelas “Contoh-Contoh Kecintaan Para Shahabat Radhiyallahu ‘anhum Terhadap Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam” 5. Kisah Sayyidina Ibnu Zubair Radhiyallahu ‘anhuma Meminum Darah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: