3. Kisah Kecemasan Seorang Wanita Anshar terhadap Keselamatan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam

Dalam Perang Uhud, Kaum Muslimin mengalami banyak penderitaan dan banyak yang mati syahid. Kabar itu sampai ke Madinah, sehingga untutk mengetahui kebenaran berita itu, kaum wanita terpaksa ke luar rumah masing-masing dalam keadaan sedih. Ketika seorang wanita Anshar melihat orang-orang berkumpul, ia mendekatinya dan bertanya, “Bagiamana keadaan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam?” Seseorang menjawab, “Ayahmu telah syahid!” Ia menyahut, “Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun!” Wanita itu menanyakan lagi tentang keadaan Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dengan penuh cemas. Seseorang berkata, “Suamimu telah syahid.” Yang lainnya berkata, “Anakmu telah syahid.” Ada juga yang berkata, “Saudaramu telah syahid.” Meskipun seluruh keluarganya yang laki-laki telah syahid, ia tetap bertanya, “Bagaimanakah keadaan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam?” Orang-orang berkata, “Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam keadaan sehat, sebentar lagi akan datang.” Akan tetapi, wanita tadi belum puas, ia bertanya lagi, “Di manakah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam?” Orang-orang berkata sambil menunjuk, “Beliau ada di majelis itu.” Ia segera berlari ke majelis tersebut untuk menyejukkan matanya dengan melihat Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Wanita itu berkata, “Ya Rasulullah, setelah melihat engkau, semua penderitaan ini menjadi ringan dan kecil.” Dalam riwayat lain, disebutkan bahwa sambil memegang baju Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam ia berkat, “Ya Rasulullah, aku korbankan ibu dan ayahku untukmu. Jika aku melihat engkau hidup dan selamat, maka aku tidak peduli dengan kematian siapapun.” (dari Kitab Khamis)

Faidah

Sebenarnya banyak kisah seperti itu, sehingga para ahli sejarah berbeda pendapat mengenai nama pelakunya. Yang jelas, kisah seperti itu dialami oleh beberapa wanita.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Keduabelas “Contoh-Contoh Kecintaan Para Shahabat Radhiyallahu ‘anhum Terhadap Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam” 2. Kisah Kecemasan Seorang Wanita Anshar terhadap Keselamatan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: