17. Kisah Sayyidina Abdullah bin Amr bin Ash Radhiyallahu ‘anhuma Menghapal Hadits

Sayyidina Abdullah bin Amr bin ash Radhiyallahu ‘anhuma seorang shahabat yang ahli ibadah dan zuhud. Setiap hari, ia mengkhatamkan Al-Qur’an dan sibuk beribadah semalam suntuk, serta selalu berpuasa siang harinya. Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memperingatkannya karena ia terlalu banyak bermujahadah dalam ibadah. Beliau bersabda, “Jika kamu terus-menerus berpuasa, badanmu akan menjadi lemah, dan jika kamu terus-menerus berjaga di waktu malam, matamu akan sakit. Badan mempunyai hak, keluarga mempunyai hak, dan tamu-tamu juga mempunyai hak.”

Sayyidina Abdullah bin Amr Radhiyallahu ‘anhuma bercerita, “Kebiasaanku adalah mengkhatamkan Al-Qur’an sekali sehari. Kemudian Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam menasihatiku, ‘Khatamkanlah Al-Qur’an sekali sebulan.’ Lalu, aku meminta, ‘Ya Rasulullah, izinkanlah aku memanfaatkan kekuatan dan masa mudaku.’ Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Baik, khatamkanlah setiap dua puluh hari sekali.’ Sahutku, ‘Ya Rasulullah, itu masih sedikit. Izinkanlah aku memanfaatkan kekuatan dan masa mudaku.’ Singkatnya, aku terus memohon, dan akhirnya beliau mengizinkan aku untuk mengkhatamkan Al-Qur’an setiap tiga hari sekali.”

Kebiasaan Sayyidina Abdullah bin Amr Radhiyallahu ‘anhuma yang lain adalah menulis sabda-sabda Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam untuk tetap menjaga hapalannya. Banyak kumpulan hadits Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam yang ia tulis. Kumpulan itu diberi nama Shadiqah. Ia berkata, “Apa pun yang aku dengar dari Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam langsung aku tulis supaya aku tetap mengingatnya.” Banyak orang melarangku dengan berkata, “Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam juga manusia yang kadangkala marah dan kadangkala bercanda atau gembira. Maka beliau kadangkala bersabda di waktu marah dan di waktu bercanda atau gembira. Oleh karena itu engkau jangan menulis setiap sabda beliau!” maka aku tidak menulisnya lagi. Suatu ketika, hal itu kuceritakan kepada Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, dan beliau menjawab, “Teruslah menulis! Demi Allah Yang jiwaku berada dalam kekuasaan-Nya, dari mulutku ini tidak terucap kecuali yang haq baik dalam keadaan marah atau senang.” (dari Kitab Musnad Ahmad, Ibnu Sa’ad)

Faidah

Meskipun Sayyidina Abdullah bin Amr Radhiyallahu ‘anhuma seorang ahli ibadah dan zuhud, ia masih mampu menulis sabda-sabda Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Sebagaimana ucapan Sayyidina Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, “Di antara para shahabat, tidak ada yang melebihiku dalam meriwayatkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam kecuali Abdullah bin Amr, sebab ia selalu menulis apa saja yang disabdakan Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, sedangkan aku tidak menulis.”

Dari sini dapat diketahui bahwa hadits-hsdits yang diriwayatkan Sayyidina Abdullah bin Amr Radhiyallahu ‘anhuma lebih banyak daripada yang diriwayatkan Sayyidina Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu. Disebabkan beberapa hal, pada zaman sekarang riwayat Sayyidina Ab Hurairah Radhiyallahu ‘anhu lah yang paling banyak dijumpai. Ini semua sebagai pelajaran bagi kita, bahwa para shahabat Radhiyallahu ‘anhum biarpun sibuk beribadah, mereka mampu meriwayatkan banyak hadits.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kesebelas “Semangat Anak-Anak dalam Agama” 17. Kisah Sayyidina Abdullah bin Amr bin Ash Radhiyallahu ‘anhuma Menghapal Hadits (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: