14. Kisah Sayyidina Amr bin Salamah Radhiyallahu ‘anhu Menghapal Ayat-Ayat Al-Qur’an ketika Masih Kafir

Sayyidina Amr bin Salamah Radhiyallahu ‘anhu bercerita, “Kami tinggal di suatu tempat yang selalu dilewati orang-orang yang menuju ke Madinah. Orang-orang yeng menuju ke Madinah atau pulang dari Madinah biasanya singgah di tempat kami. Jika ada yang kembali dari Madinah, kami akan menanyakan keadaan di sana. Kami juga menanyakan tentang orang yang mengaku sebagai nabi. Lalu, mereka menjelaskan bahwa orang yang mengaku sebagai nabi itu berkata, ‘Telah turun kepadaku wahyu ilahi. Ayat ini dan itu telah diturunkan.’ Aku selalu menghapal ayat-ayat yang dibacakan, walaupun ketika itu aku masih kecil. Demikianlah keadaanku sebelum masuk Islam, telah banyak menghapal ayat-ayat Al-Qur’an.

Untuk masuk Islam, seluruh bangsa Arab menunggu orang-orang Makkah masuk Islam terlebih dahulu. Ketika kota Makkah dapat ditaklukkan, orang-orang berbondong-bondong menjumpai Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam di Makkah untuk memeluk Islam. Ayahku dan beberapa orang kaumku juga datang kepada Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai utusan seluruh kaumku untuk untuk masuk Islam. Beliau kemudian mengajarkan syari’at-syari’at Islam dan cara-cara shalat, serta cara shalat berjamaah. Beliau bersabda, ‘Orang yang paling banyak hapal Al-Qur’an lebih utama untuk menjadi imam shalat.’ Karena aku suka menghapal ayat-ayat Al-Qur’an melalui orang-orang yang lewat dari Madinah, akulah orang yang paling banyak menghapal Al-Qur’an. Setelah dicari di antara kami siapakah orang paling banyak hapal Al-Qur’an, ternyata tidak ada orang lain. Akhirnya, mereka memilih aku menjadi imam shalat. Ketika itu aku baru berumur 6 atau 7 tahun. Apabila ada shalat jamaah atau shalat jenazah, akulah yang dijadikan imam.” (H.R. Bukhari)

Faidah

Demikianlah kecenderungan, kecintaan, dan fitrah para shahabat Radhiyallahu ‘anhum terhadap agama. Dalam usia masih kecil dan dalam keadaan masih kafir, ia mampu menghapal banyak ayat Al-Qur’an. Mengenai anak kecil (yang belum baligh) mengimami orang dewasa merupakan masalah fiqih yang memerlukan pembahasan. Bagi yang membolehkannya, tidak perlu pembahasan lagi. Sedangkan bagi yang tidak membolehkannya, mereka berpendapat bahwa sabda Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, diantara kalian yang paling banyak menghapal Al-Qur’an lebih utama untuk menjadi imam shalat, tidak memasukkan anak kecil di dalamnya.

 

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kesebelas “Semangat Anak-Anak dalam Agama” 14. Kisah Sayyidina Amr bin Salamah Radhiyallahu ‘anhu Menghapal Ayat-Ayat Al-Qur’an ketika Masih Kafir (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: