10. Kisah Semangat Sayyidina Barra’ Radhiyallahu ‘anhu dalam Perang Badar

Perang Badar adalah perang yang sangat utama dan penting karena kejadiannya yang begitu hebat. Jumlah Pasukan Muslimin ketika itu sangat sedikit, hanya 315 orang, dengan tiga ekor kuda, sembilan atau enam buah baju besi, delapan pedang, dan tujuh puluh ekor unta. Seekor unta dikendarai beberapa orang secara bergantian. Sedangkan pasukan kafir kurang lebih berjumlah seribu orang dengan seratus ekor kuda, tujuh ratus ekor unta, dan persenjataan yang lengkap. Itulah sebabnya orang-orang kafir merasa yakin akan menang. Mereka pun membawa alat-alat musik dan para penyanyi wanita.

Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sangat risau melihat keadaan Pasukan Muslimin yang lemah. Melihat perbandingan yang tidak seimbang antara kedua pasukan, beliau berdoa, “Ya Allah, Kaum Muslimin berjalan tanpa alas kaki, hanya Engkaulah yang memberi mereka kendaraan. Ya Allah, mereka telanjang, hanya Engkaulah yang memberi mereka pakaian. Ya Allah, mereka lapar, hanya Engkaulah yang memberi mereka kenyang. Ya Allah, mereka fakir, hanya Engkaulah yang memberi mereka kekayaan.” Doa ini dikabulkan oleh Allah Subhaanahu wata’ala.

Meskipun keadaan Pasukan Muslimin seperti itu, Sayyidina Abdullah bin Umar dan Sayyidina Barra’ bin Azib Radhiyallahu ‘anhuma keluar dari rumahnya dengan penuh semangat untuk mengikuti perang. Akan tetapi, karena mereka masih anak-anak, di tengah perjalanan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengembalikan mereka. (dari Kitab Khamis)

Di dalam kisah yang lalu, kedua anak tersebut juga dipulangkan dalam Perang Uhud. Perang Uhud terjadi setahun setelah Perang Badar. Berarti, pada Perang Badar, kedua anak itu masih lebih kecil lagi. Tetapi karena semangatnya, mereka selalu meminta agar dapat diikutsertakan dalam setiap pertempuran.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kesebelas “Semangat Anak-Anak dalam Agama” 10. Kisah Semangat Sayyidina Barra’ Radhiyallahu ‘anhu dalam Perang Badar (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: