4. Sayyidatina Zainab Radhiyallahu ‘anha

Sayyidatina Zainab Radhiyallahu ‘anha adalah anak perempuan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang tertua. Ada ahli tarikh yang menulis anak perempuan beliau yang tertua adalah selain dia, dan tulisan itu salah. Sebab, Sayyidatina Zainab Radhiyallahu ‘anha lahir pada tahun kelima setelah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menikah dengan Sayyidatina Khadijah Radhiyallahu ‘anha, saat beliau berumur 30 tahun.

Sayyidatina Zainab Radhiyallahu ‘anha tumbuh dewasa dengan pengawasan kedua orang tuannya, kemudian memeluk Islam. Ia menikah dengan sepupunya, yaitu Abul Ash bin Rabi’. Setelah Perang Badar, ia ikut berhijrah. Dalam perjalanan hijrahnya itu, orang-orang musyrik melukainya. Kisahnya sudah diceritakan pada kisah yang ke-20 dalam bab ini. Luka ini terus dideritanya sampai ia meninggal dunia pada permulaan tahun ke-8 hijrah.

Suaminya memeluk Islam, lalu datang ke Madinah pada tahun ke-6 atau ke-7 Hijriyah, dan pernikahannya dengan Sayyidatina Zainab Radhiyallahu ‘anha tetap diteruskan. Dari pernikahannya itu ia mempunyai dua orang anak, seorang laki-laki dan seorang perempuan. Yang laki-laki bernama Ali Radhiyallahu ‘anhu, ia meninggal dunia setelah ibunya wafat saat ia hampir baligh. Ketika itu, Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam masih hidup. Ketika Penaklukan Makkah, Sayyidina Ali Radhiyallahu ‘anhu inilah yang ikut duduk di atas unta bersama Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Sedangkan anak perempuan Sayyidatina Zainab Radhiyallahu ‘anha bernama Sayyidatina Umamah Radhiyallahu ‘anha yang kisahnya banyak tertulis dalam kitab hadits. Diriwayatkan ketika Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sedang sujud, Sayyidatina Umamah Radhiyallahu ‘anha menaiki punggung Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Sayyidatina Umamah Radhiyallahu ‘anha masih hidup hingga sesudah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam wafat.

Setelah bibinya, Sayyidatina Fathimah Radhiyallahu ‘anha binti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam wafat, maka Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu menikahinya. Sesudah Sayydina Ali Radhiyallahu ‘anhu wafat, Sayyidatina Umamah Radhiyallahu ‘anha menikah dengan Sayyidina Mughirah bin Naufal Radhiyallahu ‘anhu. Dari pernikahannya dengan Sayyidina Ali Radhiyallahu ‘anhu ia tidak mempunyai keturunan. Dari pernikahannya dengan Sayyidina Mughirah Radhiyallahu ‘anhu ia mempunyai seorang anak bernama Yahya Rahatullah ‘alaih. Namun, ada yang menentang riwayat ini. Diriwayatkan bahwa ketika Sayyidatina Fathimah Radhiyallahu ‘anha akan meninggal dunia, ia berwasiat agar suaminya menikah dengan keponakannya yaitu Sayyidatina Umamah Radhiyallahu ‘anha. Sayyidatina Umamah Radhiyallahu ‘anha wafat pada tahun 50 Hijriyah.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kesepuluh “Semangat Kaum Wanita dalam Mengamalkan Agama” Sekilas tentang Anak-Anak Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam : 4. Sayyidatina Zainab Radhiyallahu ‘anha (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: