15. Kisah Islamnya Sayyidatina Ummu Hakim Radhiyallahu ‘anha dan Keikutsertaannya dalam Peperangan

Sayyidatina Ummu Hakim binti Harits Radhiyallahu ‘anha adalah istri Sayyidina Ikrimah bin Abu Jahal Radhiyallahu ‘anhu. Ia pernah menyertai Perang Uhud di pihak Kaum Kafir. Ia memeluk Islam ketika terjadi Fathu Makkah. Ia sangat mencintai suaminya, tetapi suaminya sangat terpengaruh oleh ayahnya, sehingga enggan untuk masuk Islam dan ketika Fathu Makkah, ia melarikan diri ke Yaman.

Sayyidatina Ummu Hakim Radhiyallahu ‘anha meminta jaminan keamanan kepada Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bagi suaminya. Kemudian ia menyusul suaminya ke Yaman. Ia membujuk suaminya dengan susah payah agar bersedia kembali. Ia berkata, “Aku telah mendapatkan jaminan keamanan untukmu dari pedang Baginda Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. Kembalilah bersamaku!” Akhirnya, ia kembali ke Madinah dan masuk Islam. Kemudian keduanya hidup sebagai suami istri dengan bahagia.

Pada masa Kekhalifahan Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘anhu, ketika Kaum Muslimin bertempur melawan pasukan Romawi, Sayyidina Ikrimah Radhiyallahu ‘anhu menyertai pertempuran itu bersama istrinya. Dalam pertempuran itu, Sayyidina Ikrimah Radhiyallahu ‘anhu mati syahid.

Kemudian Sayyidatina Ummu Hakim Radhiyallahu ‘anha menikah dengan Sayyidina Khalid bin Sa’id Radhiyallahu ‘anhu. Dalam suatu perjalanan, di suatu tempat bernama Marjul Shafar, suaminya ingin tidur bersamanya. Sayyidatina Ummu Hakim Radhiyallahu ‘anha berkata, “Kita sekarang sedang diserang oleh musuh. Sebaiknya kita habisi mereka terlebih dahulu!” Suaminya menjawab, “Aku meyakini kesyahidanku dalam pertempuran ini.” Istrinya terdiam. Akhirnya, mereka tidur bersama di sebuah kemah. Keesokan harinya, ketika persiapan acara walimah pernikahan mereka, tentara Romawi datang menyerang. Pertempuran sengit pun terjadi, dan akhirnya, suaminya gugur sebagai syahid.

Sayyidatina Ummu Hakim Radhiyallahu ‘anha menggulung kemah tempat ia berkumpul bersama suaminya. Ia mengumpulkan barang-barangnya, kemudian mengambil sebuah patok kemah dan ikut maju ke medan tempur. Dengan patok kemah itu, ia membunuh tujuh orang musuh dengan tangannya sendiri. (dari Kitab Usudul Ghabah)

Faidah

Pada zaman sekarang, jangankan wanita, laki-laki pun tidak siap menikah pada waktu seperti itu. Seumpama ada seorang wanita yang bersedia menikah pun, atas kesyahidan suaminya secara tiba-tiba, tentu ia akan menangis dan berkabung entah berapa hari lamanya. Namun, wanita shahabiyah ini berbeda, setelah suaminya syahid ia langsung maju bertempur dan membunuh tujuh orang musuh.

 

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kesepuluh “Semangat Kaum Wanita dalam Mengamalkan Agama” 15. Kisah Islamnya Sayyidatina Ummu Hakim Radhiyallahu ‘anha dan Keikutsertaannya dalam Peperangan (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: