12. Kisah Sayyidatina Shafiyah Radhiyallahu ‘anha Seorang Diri Membunuh Seorang Yahudi

Sayyidatina Shafiyah Radhiyallahu ‘anha adalah bibi Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan saudara kandung Sayyidina Hamzah Radhiyallahu ‘anhu. Ia ikut berjuang dengan Kaum Muslimin melawan orang-orang kafir di Medan Uhud. Ketika Kaum Muslimin sedikit mengalami kekalahan dan mereka hendak melarikan diri, ia memukul-mukulkan lembingnya kea rah orang-orang yang melarikan diri itu, agar kembali.

Para Perang Khandaq, Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengumpulkan seluruh kaum wanita dalam sebuah benteng dan memerintahkan Sayyidina Hasan bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu untuk menjaga mereka. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh orang-orang Yahudi yang memang merupakan musuh dalam selimut. Sekumpulan orang Yahudi hendak menyerang para wanita tersebut. Mereka mengirim seorang mata-mata untuk menyelidiki keadaan di dalam benteng. Namun ia terlihat oleh Sayyidatina Shafiyah Radhiyallahu ‘anha. Kemudian Sayyidatina Shafiyah Radhiyallahu ‘anha melaporkannya kepada Hasan bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu, “Wahai Hasan, ada seorang Yahudi datang mengintai. Keluarlah, dan bunuhlah Yahudi itu!”

Sayyidina Hasan bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu seorang laki-laki yang lemah, ia tidak sanggup melakukan hal itu. Akhirnya, Sayyidatina Shafiyah Radhiyallahu ‘anha mengambil sebuah patok kemah dan keluar membunuh Yahudi tersebut. Ia menghantamkan patok itu ke kepala Yahudi hingga mati seketika. Kemudian ia kembali ke benteng dan berkata kepada Sayyidina Hasan Radhiyallahu ‘anhu, “Wahai Hasan, karena orang Yahudi itu laki-laki dan bukan mahramku, pergilah engkau untuk mengambil barang-barangnya, dan lepaskan bajunya, lalu penggal kepalanya!”

Lagi-lagi Sayyidina Hasan bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu tidak sanggup melakukannya. Akhirnya, Sayyidatina Shafiyah Radhiyallahu ‘anha keluar lagi untuk memenggal kepala orang Yahudi tersebut dan melemparkannya keluar benteng. Ketika kaum Yahudi melihat kejadian itu, mereka berkata, “Kita sudah menduga bahwa Muhammad tidak akan meninggalkan para wanita itu sendirian. Pasti ada beberapa orang penjaga laki-laki di sana.” (dari Kitab Usudul Ghabah)

Faidah

Sayyidatina Shafiyah Radhiyallahu ‘anha wafat pada tahun ke-20 Hijriyah dalam usia 73 tahun. Ketika Perang Khandaq tahun Ke-5 Hijriyah ia berumur 58 tahun. Wanita zaman kini pada usia setua itu sudah sangat berat untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga, apalagi membunuh seorang laki-laki. Namun, ia melakukannya sendirian, dan sebagai hasilnya, sekumpulan orang Yahudi tidak jadi menyerang.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kesepuluh “Semangat Kaum Wanita dalam Mengamalkan Agama” 12. Kisah Sayyidatina Shafiyah Radhiyallahu ‘anha Seorang Diri Membunuh Seorang Yahudi (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: