11. Kisah Sayyidatina Khansa’ Radhiyallahu ‘anha Mendorong Keempat Anaknya untuk Ikut dalam Pertempuran

Sayyidina Khansa’ Radhiyallahu ‘anha terkenal sebagai seorang penyair. Ia pergi ke Madinah bersama beberapa orang kaumnya untuk memeluk Islam. Syaikh Ibnu Atsir Rahmatullah ‘alaih berkata, “Ahli ilmu bersepakat, bahwa sepanjang sejarah tidak ada seorang wanita pun yang dapat membuat syair melebihi keindahan syair Sayyidatina Khansa’ Radhiyallahu ‘anha.” Pada masa Kekhalifahan Sayyidina Umar Radhiyallahu ‘anhu, yaitu pada tahun 16 Hijriyah, terjadilah Perang Qadisiyah. Saat itu Sayyidatina Khansa’ Radhiyallahu ‘anha dengan keempat anak laki-lakinya menyertai perang tersebut.

Sehari sebelum pertempuran, Sayyidatina Khansa’ Radhiyallahu ‘anha terus-menerus menasihati anak-anaknya dan member semangat kepada mereka untuk jihad. Ia berkata, “Hai anakku, dengan kerelaan hati, kalian telah masuk Islam. Dengan kerelaan hati juga kalian telah berhijrah. Demi Allah, tidak ada yang berhak disembah kecuali Dia. Kalian adalah anak-anak dari perut ibu yang sama dan ayah yang sama. Aku tidak pernah mengkhianati ayahmu dan tidak pernah menghinakan kemuliaan pamanmu, dan aku tidak pernah merusak silsilah keluarga. Kalian mengetahui pahala-pahala yang akan diberikan Allah Subhaanahu wata’ala kepada Kaum Muslimin yang berjuang melawan orang-orang kafir, dan kalian mengetahui bahwa akhirat adalah kehidupan yang selama-lamanya dan jauh lebih baik dari kehidupan dunia yang fana. Allah Subhaanahu wata’ala berfirman:

‘Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah atas penderitaan yang datang dan bersabarlah saat menghadapi orang-orang kafir dan bersiaplah untuk bertempur, dan bertakwalah kepada Allah agar kalian mendapatkan kemenangan. (Q.S. Ali ‘Imran: 200, dari Kitab Bayanul Qur’an)

Oleh sebab itu, jika esok kalian bangun dengan sehat, bangunlah dengan penuh keberanian dan semangat. Bertempurlah sambil memohon pertolongan kepada Allah Subhaanahu wata’ala. Jika terlihat pertempuran bertambah seru, teruslah maju ke medan tempur dengan semangat tinggi, bunuhlah para pemimpin kafir itu. Insya Allah, kalian akan masuk surga dengan penuh kemuliaan!”

Esok paginya ketika pertempuran sedang berkecamuk, keempat anaknya satu demi satu maju ke medan perang, sambil melantunkan nasihat-nasihat ibunya yang digubah dalam bentuk syair, sehingga akhirnya semua anaknya mati syahid. Ketika Sayyidatina Khansa’ Radhiyallahu ‘anha mendengar berita kesyahidan anak-anaknya itu, ia berkata, “Syukur kepada Allah Subhaanahu wata’ala yang telah memuliakanku dengan kesyahidan mereka. Aku berharap kepada Allah Subhaanahu wata’ala, semoga aku dikumpulkan bersama keempat anakku dalam naungan rahmat-Nya kelak.” (dari Kitab Usudul Ghabah)

Faidah

Demikianlah kisah seorang ibu yang selalu mendorong dan member semangat keempat anak laki-lakinya untuk berjuang di jalan Allah Subhaanahu wata’ala. Setelah semua anaknya mati syahid, ia menganggap bahwa itu merupakan keuntungan baginya, sehingga ia bersyukur ke hadirat Allah Subhaanahu wata’ala.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kesepuluh “Semangat Kaum Wanita dalam Mengamalkan Agama” 11. Kisah Sayyidatina Khansa’ Radhiyallahu ‘anha Mendorong Keempat Anaknya untuk Ikut dalam Pertempuran (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: