4. Kisah Sayyidina Ubay bin Ka’ab Radhiyallahu ‘anhu Mengajarkan Agama

Sayyidina Ubay bin Ka’ab Radhiyallahu ‘anhu adalah seorang shahabat masyhur dan juga terkenal sebagai qari’. Ia sudah pandai membaca dan menulis sebelum masuk Islam. Padahal pada umumnya Bangsa Arab ketika itu tidak pandai membaca dan menulis. Setelah masuk Islam, ia semakin terkenal. Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan tugas kepadanya sebagai pencatat wahyu. Ia mahir dalam Al-Qur’an dan termasuk orang yang hapal Al-Qur’an semasa hidup Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda, “Ubay bin Ka’ab adalah Qari’ besar dari umatku.”

Sayyidina Ubay Radhiyallahu ‘anhu senantiasa mengkhatamkan Al-Qur’an setiap delapan malam Tahajjudnya. Pernah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Sayyidina Ubay bin Ka’ab Radhiyallahu ‘anhu, “Allah telah menyuruhku untuk membacakan Al-Qur’an kepadamu.” Sayyidina Ubay Radhiyallahu ‘anhu bertanya, “Ya Rasulullah, apakah Allah Subhaanahu wata’ala menyebut namaku?” Beliau menjawab, “Ya, Allah menyebut namamu.” Mendengar itu, ia menangis karena bahagia. Seorang penyair berkata:

Disebutnya namaku lebih membahagiakanku

Daripada apa saja yang ada di dalam perayaan ini

Sayyidina Jundub bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Aku datang ke Madinah untuk menuntut ilmu. Beberapa ulama sedang mengajarkan hadits di Masjid Nabawi. Setiap murid duduk berkelompok menghadap gurunya masing-masing. Ketika aku melewati kelompok-kelompok tersebut, aku sampai ke satu kelompok yang pengajarnya seperti seorang musafir. Ia hanya memakai dua helai kain di tubuhnya. Ia duduk sambil mengajarkan hadits-hadits. Aku bertanya kepada orang-orang di sana, ‘Siapakah syaikh ini?’ Mereka menjawab, ‘Dialah imam Kaum Muslimin, Sayyidina Ubay bin Ka’ab Radhiyallahu ‘anhu.’ Aku pun duduk di majelisnya. Setelah mengajar, ia pulang ke rumahnya dan aku mengikutinya dari belakang. Di sana aku menjumpai sebuah rumah tua yang sangat sederhana dan sedikit perabotnya. Ia menjalani hidup dengan sangat zuhud.” (dari Kitab Thabaqat)

Sayyidina Ubay bin Ka’ab Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Pernah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam (mengujiku) dengan bersabda, ‘Manakah ayat Al-Qur’an yang terbesar (dari segi keberkahan dan keutamaannya)?’ Aku menjawab, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.’ Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam mengulangi pertanyaan itu. Karena menjaga adab, aku kembali memberikan jawaban yang sama. Kemudian Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya lagi untuk yang ketiga kalinya. Lalu aku menjawab, ‘Ayat Kursy.’ Beliau gembira mendengar jawabanku dan bersabda, ‘Semoga Allah memberkahi ilmumu.’”

Ketika Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam sedang mengimami shalat, dalam bacaannya tertinggal satu ayat, maka Sayyidina Ubay Radhiyallahu ‘anhu mengingatkannya. Selesai shalat Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya, “Siapakah yang mengingatkanku tadi?” Sayyidina Ubay Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Aku, ya Rasulullah.” Beliau bersabda, “Dalam dugaanku, engkaulah yang mengingatkanku.” (dari Kitab Musnad Ahmad)

Faidah

Meskipun Sayyidina Ubay Radhiyallahu ‘anhu sibuk dengan ilmu dan sebagai pencatat wahyu, ia selalu ikut berjuang di jalan Allah Subhaanahu wata’ala bersama Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga tidak ada satu peperangan pun yang diikuti oleh beliau yang tidak ia sertai.

 

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kedelapan “Semangat Menuntut Ilmu dan Mendalaminya” 4. Kisah Sayyidina Ubay bin Ka’ab Radhiyallahu ‘anhu Mengajarkan Agama (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: