5. Kisah Syahidnya Para Shahabat Radhiyallahu ‘anhum dalam Kehausan karena Mengutamakan Saudaranya

Sayyidina Abu Jahm bin Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Ketika berlangsung Perang Yarmuk (Perang Kaum Muslimin melawan orang-orang Romawi di Yarmuk (Yordania) pada zaman kekhalifahan Sayyidina Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu.) aku mencari sepupuku yang ikut bertempur. Aku membawa sebuah kantung air, karena mungkin ia kehausan. Ketika aku menemukannya, ia tergeletak di suatu tempat dalam keadaan sekarat. Aku berkata, ‘Aku minumkan air untukmu?’ Dengan isyarat ia mengiyakan. Tiba-tiba terdengar rintihan seseorang yang sekarat di dekatnya. Sepupuku menyuruhku dengan isyarat agar memberikan minuman itu kepada orang yang merintih. Ternyata orang itu adalah Sayyidina Hisyam bin Abil Ash Radhiyallahu ‘anhu. Ketika aku mendatanginya, di dekatnya juga tergeletak seseorang yang merintih sedang sekarat. Sayyidina Hisyam Radhiyallahu ‘anhu memberikan isyarat kepadaku agar aku mendekati orang itu. Ketika kudekati, ternyata ia telah syahid. Akhirnya, aku bawa kembali air itu kepada Sayyidina Hisyam Radhiyallahu ‘anhu, ternyata ia telah syahid. Aku segera ke tempat sepupuku tadi, rupanya ia juga telah syahid. Inna lilahi wa innaa ilaihi raaji’uun!” (dari Kitab Dirayah)

Faidah

Banyak sekali kisah tentang sifat iitsar para shahabat Radhiyallahu ‘anhum yang tertulis di dalam kitab-kitab hadits. Biarpun dirinya sendiri sedang dalam sekarat dan kehausan, sehingga dalam keadaan seperti itu tentu sangat sulit untuk memperhatikan orang lain, ia tetap mendahulukan kepentingan orang lain yang juga berada dalam kesulitan. Allah Subhaanahu wata’ala tentu melimpahkan kasih sayang kepada saudaranya dengan mengorbankan nyawa mereka sendiri.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Keenam “Iitisar, Kasih Sayang, dan Membelanjakan Harta di Jalan Allah Subhaanahu wata’ala” 5. Kisah Syahidnya Para Shahabat Radhiyallahu ‘anhum dalam Kehausan karena Mengutamakan Saudaranya (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: