10. Peringatan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Para Shahabat Radhiyallahu ‘anhum yang sedang Tertawa-tawa dengan Mengingatkan Mereka kepada Kubur

Suatu ketika, Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam datang untuk shalat. Lalu, beliau melihat sekumpulan shahabat Rashiyallahu ‘anhum sedang tertawa-tawa sampai gigi mereka terlihat jelas. Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kalian banyak mengingat maut, maka keadaan kalian tidak akan seperti yang kulihat saat ini. Oleh karena itu, perbanyaklah mengingat maut. Tidak sehari pun yang terlewati, kecuali kubur akan berkata, ‘Aku tempat bersendirian, aku tempat yang sunyi, aku tempat yang penuh dengan debu, dan aku tempat yang penuh dengan ulat-ulat.’

Apabila seorang mukmin diletakkan di dalam kubur, maka kubur akan berkata, ‘Sungguh berkah kedatanganmu. Kami baik selkali, kamu telah datang. Di antara orang yang berjalan di atas bumi ini, engkaulah yang paling kusukai. Sekarang engkau telah diserahkan kepadaku, maka engkau akan melihat perlakuan baikku padamu.’ Lalu, kubur akan meluas sejauh pandangan mayit, dan akan dibukakan baginya salah satu pintu surge, sehingga berhembus angin dan keharuman surge kepadanya. Jika seseorang yang jahat dimasukkan ke kubur, maka kubur akan berkata, ‘Sungguh tidak berkah kedatanganmu. Engkau jahat sekali, engkau telah datang. Di antara orang yang berjalan di atas bumi ini, engkaulah yang paling kubenci. Kini engkau telah diserahkan kepadaku. Lihatlah bagaimana aku memperlakukan dirimu.’ Kemudian kubur akan menghimpitnya, sehingga tulang rusuknya saling tikam-menikam. Selanjutnya datanglah tujuh puluh ekor ular yang akan menyiksanya. Jika satu saja dari ular itu menyemburkan biasanya ke bumi, tidak aka nada sehelai rumput pun yang dapat tumbuh di atasnya. Ular-ular it uterus mematuknya sampai Hari Kiamat.” Kemudian Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kubur adalah taman dari taman-taman surge, atau jurang dari jurang-jurang neraka.” (dari Kitab Misykat)

Faidah

Takwa kepada Allah Subhaanahu wata’ala adalah suatu perkara yang sangat penting, sehingga Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam selalu memikirkan dan merenungkannya. Mengingat maut sangat bermanfaat untuk meningkatkan ketakwaan. Oleh karena itu, Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan resep ini kepada kita.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kedua “Perasaan Takut kepada Allah Subhaanahu wata’ala” 10. Peringatan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Para Shahabat Radhiyallahu ‘anhum yang sedang Tertawa-tawa dengan Mengingatkan Mereka kepada Kubur (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: