BAB KEDUA “PERASAAN TAKUT KEPADA ALLAH SUBHAANAHU WATA’ALA”

Baru saja kita membaca kisah pengorbanan para shahabat Radhiyallahu ‘anhum demi agama yang menjadi suri tauladan bagi kita. Mereka telah mengorbankan jiwa, harta, dan harga diri untuk agama. Bukan hanya itu, tetapi mereka juga memiliki perasaan takut yang dalam kepada Allah Subhaanahu wata’ala. Semoga Allah Subhaanahu wata’ala memberikan bagian perasaan takut tersebut kepada kita yang penuh dosa ini. Sebagai contoh, akan ditulis beberapa kisah tentang hal itu.

1. Kisah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam ketika Terjadi Angin Topan

Sayyidatina ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha bercerita, “Apabila datang awan gelap, angin topan, dan sebagainya, wajah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang penuh nur, akan terlihat pucat karena perasaan takut kepada Allah Subhaanahu wata’ala. Beliau keluar masuk rumah dan terus menerus membaca doa :

‘Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan kebaikan yang ada di dalamnya (hujan dan lain-lain), serta kebaikan yang dikirim bersamanya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, dan keburukan yang ada di dalamnya, dan keburukan yang dikirim bersamanya.’

Jika hujan mulai turun, wajah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam akan tampak ceria. Aku (Sayyidatina ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha) bertanya, ‘Ya Rasulullah, semua orang gembira jika melihat gumpalan mendung karena pertanda akan turun hujan, tetapi mengapa engkau justru Nampak cemas?’ Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Wahai ‘Aisyah, aku khawatir di dalamnya ada azab, karena itulah aku merasa cemas. Kaum ‘Ad telah diazab oleh Allah Subhaanahu wata’ala dengan angin. Ketika melihat gumpalan mendung, mereka mengira akan turun hujan, tetapi ternyata yang turun adalah azab.” (dari Kitab Durrul Mantsur)

Allah Subhaanahu wata’ala berfirman :

Ketika orang-orang itu (kaum ‘Ad) melihat awan tersebut menuju kea rah lembah-lembah mereka, mereka berkata, ‘Inilah awan yang akan menurunkan hujan ke atas kita!’ (Allah Subhaanahu wata’ala menjawab), ‘Bukan, itulah azab yang kamu minta untuk disegerakan (karena kalian telah berkata kepada Nabi Nuh Alaihi salam, ‘Jika engkau memangg seorang Nabi, kirimkanlah azab kepada kami’). Angin yang di dalamnya terdapat azab yang sangat pedih. Menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya sehingga tidak kelihatan, kecuali bekas rumah-rumah mereka. Demikianlah, Kami membalas kaum yang durhaka.”

Faidah

Inilah perasaan takut kepada Allah Yang Maha Suci, yang dimiliki oleh seseorang, yang dikenal sebagai Sayyidul Awwalin wal Akhirin, yang diketahui dari sabda beliau sendiri. Di dalam Al-Qur’an, Allah Subhaanahu wata’ala memberikan jaminan tidak akan mengazab suatu kaum selagi Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersama mereka. Meskipun Allah Subhaanahu wata’ala telah menjamin demikian, namun perasaan takut Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Rabbnya sedemikian rupa, sehingga ketika datang awan gelap atau angin topan, beliau teringat azab yang telah ditimpakan oleh Allah Subhaanahu wata’ala kepada kaum-kaum terdahulu.

Sekarang,, lihatlah diri kita yang selalu bergelimang dosa. Apabila kita melihat gempa dan berbagai azab lain, jangankan mempunyai perasaan takut kemudian segera bertaubat, beristighfar, dan shalat, justru kita malah sibuk dengan berbagai penelitian sia-sia.

Sumber: Kitab Fadhilah Amal – I. Kitab Kisah-Kisah Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum – Bab Kedua “Perasaan Takut kepada Allah Subhaanahu wata’ala” 1. Kisah Baginda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam Ketika Terjadi Angin Topan (Maulana Muhammad Zakariyya Al-Khandahlawi Rah.a)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Belajar Ilmu Nahwu Shorof Tata Bahasa Arab Online

Nahwu, Balaghah, Mu'jam, Sharaf, Kamus, Terjemah dll. Blog Santri Fasih Mengaji Kitab Kuning. nahwusharaf.WordPress.com site

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Blog Abu Umamah™

Media Belajar Dan Berbagi Ilmu Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Abdurrohmandotcom

Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"

Faisal Abiyasin's Blog

... belajar berbagi yang di ketahui ...

Ruang Aliyah

.::Ruang kosong yang haus untuk diisi::.

Bimbingan Islami | Ulama Ahlus sunnah Wal Jamaah Salafiy

Bimbingan, nasehat dan fatwa ulama ahlussunnah wal jama-ah sesuai dengan ajaran Islam menurut pemahaman as-salaf ash-shaleh

مفاهيم

Salim Abdul Qadir MD

Agama Ialah Nasihat

“Agama adalah nasihat”. Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

antonsudarwo26ubd

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: